Aku tahu bahwa aku tak akan selamanya sendiri.
Tidak.
Ia pun tahu, bahwa aku terkadang merasakan kesepian.
Ia pun tahu, bahwa aku terkadang merasakan pedih.
Ia tahu.
Tapi Ia hanya tersenyum.
Ia sengaja membiarkanku untuk menyadari itu.
Ia sengaja membiarkanku untuk perlahan memahami bahwa Ia tahu.
Dan akhirnya, aku memahami bahwa Ia tak sekadar membiarkan aku kesepian, bahwa Ia tak sekadar membiarkan aku merasakan pedih.
Ia membiarkan hatiku bertumbuh.
Ia membiarkan hatiku semakin hari kian mencintai-Nya.
Ia membiarkan hatiku berbahagia dengan cinta kawan dan sahabat di sekitarku.
Ia membiarkanku belajar mencintai diriku, sementara Ia menyiapkan seseorang yang tepat untukku,
Akan seperti itu, hingga waktu berlalu, hingga nanti Ia mempertemukanku dengannya, dengan seseorang yang mampu dan mau menjaga hatiku.
Aku tahu, bahwa Tuhan tahu...
-AO
