Friday, January 31, 2014

Sayang Sekali

Diposkan oleh Unknown di 8:11 PM
Andai kamu tahu.

Kepada Sang Waktu

Diposkan oleh Unknown di 3:14 PM
Mundurlah, sang waktu.

Selamat Malam, Kamu

Diposkan oleh Unknown di 2:40 AM
Biar angin malam yang membelai wajahmu,

Thursday, January 30, 2014

Ceritanya pada Malam

Diposkan oleh Unknown di 9:57 PM
Dan kepada malam ia bercerita.

Menanti Kita

Diposkan oleh Unknown di 6:16 PM
Aku masih menanti.

Tuesday, January 28, 2014

Rencana Tuhan

Diposkan oleh Unknown di 1:59 AM
Mungkin kita pernah merasa bahwa kita adalah orang yang paling bersedih di dunia.


Bagaimana Jika Benar

Diposkan oleh Unknown di 1:00 AM
Bagaimana jika benar aku mulai diam-diam memperhatikanmu?

Senja dan Senyummu

Diposkan oleh Unknown di 12:42 AM
Seperti aku yang selalu senang menanti senja, aku selalu senang menanti senyummu.

Berikan Hati Sedikit Waktu

Diposkan oleh Unknown di 12:27 AM
Berikan hati sedikit waktu.

Monday, January 27, 2014

Aku Bingung

Diposkan oleh Unknown di 10:25 AM
Untuk perasaan yang tak mau pergi,

Tentang Rindu

Diposkan oleh Unknown di 10:24 AM
Ia datang tiba-tiba.

Cinta

Diposkan oleh Unknown di 10:23 AM
Bukan sesuatu yang aku cari.

Pihak Ketiga

Diposkan oleh Unknown di 10:22 AM
Bagaimana akhirnya jika pihak ketiga yang hadir di antara kita adalah perasaan cinta?

Menulis Lagi

Diposkan oleh Unknown di 10:11 AM
Jangan pernah menunggu waktu karena waktu tak pernah menunggumu.
-AO

Quote: Jangan Pernah Menunggu Waktu

Diposkan oleh Unknown di 10:07 AM 0 komentar
...

Monday, September 30, 2013

Diary Wanda: Terlambat, mas...

Diposkan oleh Unknown di 11:06 PM 0 komentar
Mas Tyo...

Tuesday, September 24, 2013

Diary Dean: Mas Pram, aku...

Diposkan oleh Unknown di 5:19 PM 0 komentar
Beberapa hari terakhir ini, setelah event itu berakhir, entah kenapa aku gelisah.

Diary Fafa: Kata Tuhan,"Senyumlah sedikit, Fa!"

Diposkan oleh Unknown di 11:59 AM 0 komentar
"Tuhan punya cara-Nya sendiri untuk membuatmu tersenyum..."

Monday, August 12, 2013

R Kuadrat

Diposkan oleh Unknown di 11:28 PM 0 komentar
Karin melamun. Tak sadar ia mengendarai motornya menuju ke arah dermaga. Tiba-tiba ia pun telah sampai. Ternyata di sana hujan, tapi Karin seolah tak peduli. Ia memarkirkan motornya, melepas helmnya, dan melihat ke sekeliling. Kemudian, ia berjalan, ia berhenti di tempat ia biasa menghabiskan waktu bersama seseorang.

Sunday, July 28, 2013

Padamu, Pencuri Hatiku

Diposkan oleh Unknown di 12:22 AM
Tak ada yang salah dengan pertemuan kita yang tak terencana, tak ada
 

delivian.is.me Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea

Cute Polka Dotted Pink Bow Tie Ribbon